
INDRAMAYU, (SW) – Dalam upaya mewujudkan zero accident di lingkungan masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Indramayu menyapa warga melalui siaran radio dalam kegiatan talkshow di Radio Prima FM Haurgeulis. Mengusung tema “Aman dari Bahaya Kelistrikan”, acara ini menjadi wadah edukasi preventif yang menghadirkan team leader keselamatan kerja secara langsung.
Diskusi ini terasa sangat teknis namun mudah dicerna karena dihadiri langsung oleh Team Leader K3 PT PLN (Persero) UP3 Indramayu serta Team Leader K3 dari seluruh Unit Layanan Pelanggan (ULP) di bawah naungan PLN UP3 Indramayu. Kehadiran tim lengkap K3 ini bertujuan untuk memberikan standar pemahaman yang sama kepada masyarakat mengenai risiko kelistrikan, mulai dari bahaya pemasangan bendera/baliho di dekat jaringan, hingga prosedur penggunaan alat elektronik saat kondisi cuaca ekstrem.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Suharno, Manager PT PLN (Persero) UP3 Indramayu, yang turut memberikan pernyataan tegas mengenai pentingnya aspek keselamatan sebagai prioritas utama.
“Kami ingin masyarakat Indramayu tidak hanya menikmati manfaat listrik, tapi juga paham cara mengelolanya dengan aman. Melalui talkshow ini, kami berharap masyarakat lebih proaktif dalam melaporkan potensi bahaya, seperti pohon yang menyentuh kabel atau instalasi rumah yang sudah tidak layak, demi menjaga keselamatan bersama.” terang Suharno.
Senada dengan hal tersebut, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, memberikan penekanan yang sama pada seluruh masyarakat di Jawa Barat.
“Keselamatan ketenagalistrikan adalah tanggung jawab bersama. PLN terus berkomitmen memberikan edukasi berkelanjutan ke seluruh pelosok Jawa Barat. Harapan kami, melalui kolaborasi dengan media seperti Radio Prima FM, edukasi ini tersebar luas sehingga masyarakat mampu mengantisipasi lebih cepat setiap potensi bahaya listrik sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.”
Poin Edukasi & Antisipasi Masyarakat
Masyarakat diedukasi untuk melakukan langkah-langkah antisipatif berikut:
1.Cek Berkala: Memeriksa instalasi listrik di dalam rumah minimal 10-15 tahun sekali.
2.Jarak Aman: Menjaga jarak minimal 3 meter dari jaringan listrik PLN.
3.Aplikasi PLN Mobile: Memanfaatkan fitur pengaduan untuk melaporkan adanya percikan api atau kabel kendor di lingkungan sekitar.
4.Bijak Saat Banjir: Segera mematikan MCB dan mencabut semua peralatan elektronik jika air mulai masuk ke dalam rumah.
Talkshow yang berlangsung ini diakhiri dengan komitmen PLN UP3 Indramayu untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik secara fisik maupun melalui kanal komunikasi digital dan radio, demi memastikan Indramayu tetap terang dan aman.(via).





