
INDRAMAYU, (SW) – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Indramayu menggelar sosialisasi bertajuk “Safety Electrical Blueprint & Karir Masa Depan Ketenagalistrikan di Era Artificial Intelligence” di SMK Negeri 1 Balongan. Kegiatan ini bertujuan menyiapkan generasi muda dalam menghadapi transformasi digital di sektor ketenagalistrikan.
Manager PT PLN (Persero) UP3 Indramayu, Suharno, mengungkapkan bahwa Kecerdasan Buatan (AI) kini bukan lagi sekadar tren, melainkan bagian dari evolusi infrastruktur energi, mulai dari sistem smart grid hingga pemeliharaan jaringan secara prediktif. Kendati teknologi berkembang pesat, ia menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi fondasi yang tidak boleh diabaikan.
“Melalui kolaborasi dengan SMK Negeri 1 Balongan ini, kami ingin memastikan calon tenaga teknik masa depan tidak hanya cakap digital dan teknologi AI, tetapi juga memiliki safety mindset yang kuat. Memahami regulasi K2/K3 adalah bekal mutlak agar mereka siap terjun ke industri dengan aman,” ujar Suharno.
Di era otomasi ini, pemahaman fundamental seperti jarak aman infrastruktur atau Right of Way (ROW) serta eksekusi protokol K3 di lapangan dinilai menjadi semakin krusial. Teknologi pintar tetap membutuhkan tenaga ahli manusia yang presisi dan mengutamakan keselamatan kerja.
Selain membahas teknologi masa depan, PLN UP3 Indramayu juga menanamkan kesadaran mendalam mengenai Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sejak dini. Siswa diimbau menjaga jarak aman minimal 3 meter dari jaringan kabel PLN saat beraktivitas, seperti bermain layang-layang, memangkas pohon, atau mendirikan bangunan.
Edukasi kelistrikan ini juga sengaja digencarkan guna menyambut Hari Raya Idul Adha yang kian dekat. Momentum hari besar keagamaan biasanya diiringi dengan melonjaknya aktivitas masyarakat di ruang publik maupun lingkungan ibadah. Para siswa pun diajak untuk lebih peduli terhadap aturan keselamatan, salah satunya dengan memperhatikan pemasangan spanduk atau baliho ucapan agar tidak berdekatan dengan kabel tegangan tinggi demi menghindari risiko korsleting atau tersengat listrik.
Selain kampanye keselamatan, PLN UP3 Indramayu turut mengenalkan Layanan Pesta sebagai solusi resmi dan aman bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan daya listrik selama momen perayaan keagamaan.
“Layanan Pesta ini dihadirkan sebagai solusi resmi dari PLN agar masyarakat yang menggelar acara atau perayaan tidak melakukan penyambungan listrik secara ilegal (loss stroom) yang sangat berbahaya. Dengan layanan ini, kebutuhan daya listrik tambahan menjadi aman, legal, dan andal,” tambah Suharno.
Apresiasi tinggi datang dari General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo. Menurutnya, transformasi digital yang sedang berjalan di PLN membutuhkan talenta muda yang adaptif namun tetap patuh pada prosedur keselamatan.
“Dengan sinergi antara teknologi pintar dan kepatuhan ketat terhadap aspek keselamatan, kita bersama-sama mewujudkan Zero Accident, mulai dari lingkungan sekolah hingga masyarakat luas,” pungkas Sugeng.(via).





