
CIREBON, (SW) – PLN UP3 Cirebon melalui ULP Cirebon Kota memastikan kesiapan sistem kelistrikan dalam pelaksanaan groundbreaking pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan melalui proyek Integrated Fishing Ports and International Fish Markets (IFP-IFM) Phase-I (IDN-1055) yang didukung pembiayaan Islamic Development Bank (IsDB), Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan, Jalan Pelabuhan Perikanan No. 1, Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, tersebut menjadi momentum dimulainya pengembangan salah satu infrastruktur penting bagi sektor kelautan dan perikanan di Cirebon.
Groundbreaking dihadiri langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, bersama jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, PLN ULP Cirebon Kota melakukan pengamanan sistem kelistrikan di sekitar lokasi dengan menyiagakan personel dan memastikan kesiapan jaringan yang menyuplai kawasan kegiatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan listrik selama agenda berlangsung dapat terpenuhi dengan baik.
Kesiapan PLN menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan yang menghadirkan pejabat pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan tersebut. Listrik dibutuhkan untuk mendukung berbagai fasilitas acara, mulai dari pencahayaan, tata suara, perangkat komunikasi, dokumentasi hingga perangkat pendukung lainnya.
Selain mengamankan sisi kelistrikan, jajaran PLN UP3 Cirebon juga turut hadir sebagai tamu undangan dalam agenda groundbreaking tersebut. Kehadiran PLN sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan infrastruktur yang berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Cirebon dan kawasan pesisir Jawa Barat.
Dari Pelabuhan, Ekonomi Pesisir Diharapkan Semakin Bergerak
Pengembangan PPN Kejawanan memiliki arti penting bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitasnya pada sektor kelautan dan perikanan. Infrastruktur pelabuhan yang semakin baik diharapkan dapat mendukung aktivitas nelayan, distribusi hasil tangkapan, perdagangan, serta berbagai kegiatan ekonomi yang terhubung dengan sektor perikanan.
Bagi masyarakat, pengembangan kawasan pelabuhan juga berpotensi menciptakan aktivitas ekonomi turunan. Rantai pasok hasil perikanan membutuhkan transportasi, penyimpanan, pengolahan, perdagangan, hingga berbagai jasa pendukung. Semakin baik infrastrukturnya, semakin besar pula ruang bagi pelaku usaha dan masyarakat untuk mengambil manfaat dari berkembangnya ekosistem tersebut.
Dalam konteks tersebut, keandalan energi listrik menjadi salah satu infrastruktur pendukung yang tidak dapat dipisahkan. Aktivitas pelabuhan modern membutuhkan listrik untuk berbagai kebutuhan operasional, fasilitas pengolahan dan penyimpanan, penerangan, sistem informasi, hingga kegiatan usaha yang berkembang di sekitarnya.
Manager PLN UP3 Cirebon, Muhammad Ardian, mengatakan PLN siap mendukung kegiatan strategis yang berpotensi memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi wilayah Cirebon.
“Kami memastikan sistem kelistrikan di sekitar lokasi groundbreaking PPN Kejawanan dalam kondisi siap dan personel kami siagakan untuk melakukan pemantauan. Bagi PLN, kegiatan seperti ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi menjadi bagian dari proses pembangunan yang perlu didukung dari sisi energi,” ujar Muhammad Ardian.
Menurutnya, kebutuhan energi akan semakin penting seiring berkembangnya aktivitas pelabuhan dan sektor perikanan di masa mendatang.
“Ketika kawasan ini berkembang, kebutuhan listrik juga akan mengikuti pertumbuhan aktivitasnya. Mulai dari operasional pelabuhan, fasilitas pendukung, kegiatan usaha hingga masyarakat yang berada di dalam ekosistemnya. Karena itu, PLN siap berkolaborasi untuk memastikan kebutuhan energi dapat mengikuti perkembangan kawasan,” tambahnya.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menyampaikan bahwa PLN mendukung pengembangan infrastruktur strategis yang dapat memperkuat perekonomian daerah dan membuka peluang baru bagi masyarakat.
“Pengembangan PPN Kejawanan memiliki arti penting bagi Cirebon sebagai wilayah pesisir. Infrastruktur yang semakin baik diharapkan dapat memperkuat aktivitas kelautan dan perikanan sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru. PLN siap menjadi bagian dari ekosistem tersebut melalui penyediaan energi listrik yang andal,” ujar Muhammad Joharifin.
Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan kesiapan energi sebagai salah satu fondasi aktivitas produktif.
“Listrik hadir di hampir setiap mata rantai aktivitas ekonomi. Ketika pelabuhan berkembang, kebutuhan energi untuk operasional, pengolahan, penyimpanan, perdagangan dan berbagai jasa pendukung juga akan berkembang. Karena itu, PLN terus memperkuat kesiapan sistem agar pertumbuhan kebutuhan listrik dapat diikuti dengan pelayanan yang andal,” tambah Muhammad Joharifin.
PLN UP3 Cirebon akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak dalam mendukung pengembangan kawasan strategis di wilayah Cirebon. Kesiapan sistem kelistrikan akan terus diperkuat sejalan dengan pertumbuhan kebutuhan energi masyarakat, dunia usaha, serta berbagai proyek pembangunan.
Groundbreaking PPN Kejawanan menjadi awal dari perjalanan pengembangan kawasan yang diharapkan dapat memperkuat sektor kelautan dan perikanan Cirebon.
Hari ini PLN menjaga listrik tetap andal di balik sebuah groundbreaking. Ke depan, energi yang sama diharapkan ikut menggerakkan pelabuhan, menghidupkan aktivitas usaha, memperkuat rantai perikanan, dan membuka semakin banyak peluang bagi masyarakat pesisir Cirebon.(via)





