INDRAMAYU, (SW) – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Indramayu terus mendorong pelanggan untuk memanfaatkan fitur Catat Meter Mandiri (SwaCAM) melalui aplikasi PLN Mobile.
Inovasi digital ini hadir untuk memberikan transparansi dan kemudahan bagi pelanggan dalam mengontrol pemakaian listrik bulanan secara mandiri tanpa harus menunggu petugas datang ke rumah.
Pelanggan dapat melakukan pelaporan angka stand meter setiap bulannya pada rentang tanggal 23 hingga 27. Prosesnya pun sangat mudah, pelanggan mendownload aplikasi PLN Mobile dan membuka fitur Catat Meter, lalu mengambil foto angka stand pada kWh meter, menginputnya ke aplikasi PLN Mobile, dan estimasi tagihan akan langsung muncul.

Manager PT PLN (Persero) UP3 Indramayu, Suharno, menekankan pentingnya disiplin dalam melakukan catat meter mandiri sesuai jadwal yang telah ditentukan guna menghindari potensi kesalahan baca meter.
“Kami mengajak pelanggan pascabayar di wilayah Indramayu untuk rutin melaporkan angka stand meternya setiap tanggal 23 sampai 27 di setiap bulan. Antusiasme masyarakat di sini sangat luar biasa, tercatat 11.263 pelanggan pascabayar sudah melakukan SwaCAM di wilayah kerja UP3 Indramayu selama periode bulan Januari hingga Mei 2026. Jumlah ini diharapkan dapat terus bertambah mengingat potensi pelanggan pelanggan pascabayar daya 450 VA – 7.700 VA sejumlah 283.066 diharapkan dapat beralih ke SwaCam.
Melalui SwaCam, privasi pelanggan lebih terjaga karena petugas kami tidak perlu lagi masuk ke area rumah. Jika pelanggan terlewat melakukan lapor mandiri, maka tagihan akan dihitung berdasarkan rata-rata pemakaian atau melalui petugas pembaca meter kami di lapangan,” jelas Suharno.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan bahwa fitur ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan pengalaman pelanggan melalui transformasi digital.
“Melalui fitur SwaCAM di PLN Mobile, kami memberikan ruang bagi pelanggan untuk terlibat langsung dalam memastikan akurasi tagihan listriknya. Ini adalah bentuk transparansi layanan yang kami hadirkan, sehingga tidak ada lagi keraguan terkait hasil baca meter karena pelanggan sendiri yang melakukannya secara real-time,” ujar Sugeng Widodo.
Selain menjamin akurasi tagihan, aplikasi PLN Mobile juga menawarkan berbagai kemudahan lain seperti pembayaran tagihan, pembelian token, hingga pengaduan gangguan dalam satu genggaman. Bagi pelanggan yang belum memiliki aplikasi ini, PLN menghimbau untuk segera mengunduhnya melalui Google Play Store maupun App Store.(via).





