
CIREBON, (SW) – Wakil Bupati Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon, Sabtu 17 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk melihat secara langsung pelaksanaan pendidikan sekaligus mengenal lebih dekat aktivitas belajar mengajar di Sekolah Rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Jigus panggilan akrab Wabup Cirebon mengungkapkan, bahwa jumlah siswa asal Kabupaten Cirebon tercatat sebanyak 270 orang.
Sementara itu, terdapat 270 siswa lainnya yang berasal dari Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, dan Kota Cirebon.
Dengan demikian, total siswa yang mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat tersebut mencapai 540 orang. Adapun jumlah tenaga pengajar dan pendidik tercatat sebanyak 107 orang.
“Alhamdulillah, hari ini saya menghadiri Open House di Sekolah Rakyat yang ada di Kabupaten Cirebon. Tadi juga sudah ngobrol dengan Ibu Kepala Sekolah. Ternyata siswanya dari Kabupaten Cirebon ada 270 orang dan ada 270 lagi dari tiga kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, dan Kota Cirebon. Tenaga pengajar dan pendidiknya ada 107 orang,” ujar Jigus.
Atas terselenggaranya program tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dinilai memberikan perhatian terhadap akses pendidikan bagi masyarakat.
Menurut Agus, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak, mengembangkan potensi diri, serta mewujudkan cita-cita mereka.
“Intinya, kami dari Pemerintah Daerah mengucapkan banyak terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang sudah memperhatikan masyarakat kami agar bisa sekolah dan tentunya bisa menggapai cita-citanya,” katanya.
Agus juga menyoroti tema kegiatan, yakni “Berani, Dulu Kami Bermimpi, Kini Kami Berani.” Tema tersebut, menurutnya, dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk berani bermimpi, memiliki cita-cita, dan berusaha mewujudkannya melalui pendidikan.
Ia berharap semangat tersebut tidak hanya dirasakan oleh para siswa, tetapi juga menjadi dorongan bagi masyarakat Kabupaten Cirebon untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan.
Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa akses pendidikan harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi masyarakat agar dapat memperoleh kesempatan belajar tanpa membedakan latar belakang.
“Harapan dari Pak Presiden dan Pak Bupati juga agar masyarakat ini bisa difasilitasi terkait pendidikannya, tidak pandang bulu. Karena ini bagian dari kewajiban negara dan bagian dari kewajiban pemerintah, baik pemerintah pusat ataupun Pemerintah Kabupaten Cirebon,” tegasnya.
Melalui kegiatan Open House tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memperluas akses pendidikan dan membangun generasi muda yang memiliki keberanian untuk meraih masa depan yang lebih baik.(via).





