
CIREBON, (SW) – Pemerintah Kabupaten Cirebon memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun ini dengan menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Kecamatan Talun, Jumat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cirebon, sekaligus upaya nyata meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah.
Wakil Bupati Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, yang hadir mewakili Bupati Cirebon, menegaskan bahwa peringatan HPSN bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap kesadaran dan kepedulian masyarakat semakin meningkat,” ujar Agus, Jumat 10 April 2026.
Ia menyebutkan, tantangan utama pengelolaan sampah di Kabupaten Cirebon adalah tingginya jumlah penduduk serta pola konsumsi masyarakat yang terus meningkat. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dan komitmen bersama untuk mengurangi volume sampah sejak dari sumbernya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, menekankan pentingnya kolaborasi dalam penanganan sampah. Menurutnya, permasalahan sampah dapat diselesaikan apabila seluruh pihak terlibat aktif, mulai dari pemerintah hingga masyarakat.
“Penanganan sampah tidak hanya diperingati saat HPSN saja, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan berkelanjutan, termasuk melalui momentum World Clean Up Day. Kunci utamanya adalah kolaborasi,” ungkapnya.
Dede menjelaskan, langkah sederhana seperti memilah sampah dari rumah dapat memberikan dampak besar dalam mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah organik, lanjutnya, dapat diolah menjadi kompos melalui metode sederhana seperti biopori, sementara sampah anorganik bisa didaur ulang.
“Kalau kita sudah terbiasa memilah sampah dari sumbernya, maka yang dibuang ke TPA hanya residu saja. Ini tentu akan sangat mengurangi beban TPA,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai mengurangi penggunaan plastik dan kembali memanfaatkan bahan alami yang mudah terurai, seperti daun pisang atau daun jati untuk pembungkus.
Melalui kegiatan kerja bakti di TPS Kecamatan Talun ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap dapat menumbuhkan budaya gotong royong sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri.
“Dengan kolaborasi, kita wujudkan Kabupaten Cirebon bersih dan Indonesia semakin asri,” pungkasnya.(via).





