
KUNIANGAN, (SW) – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Kuningan pada 29 September 2025 menyebabkan sejumlah pohon roboh dan patah menimpa jaringan listrik. Kondisi ini memicu gangguan di beberapa titik, tepatnya di Kecamatan Nusaherang dan Cigugur.
Dengan sigap, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kuningan di bawah PLN UP3 Cirebon langsung menerjunkan tim untuk melakukan penanganan dan pemulihan jaringan. Berkat gerak cepat petugas di lapangan, pasokan listrik berhasil dinormalkan dalam waktu singkat sehingga pelanggan kembali menikmati listrik tanpa gangguan.
Rincian Penanganan Gangguan
Wilayah Nusaherang:
– Pohon Angsana roboh menimpa tiang 44 → selesai pengamanan
– Pohon Beringin patah di tiang 58 → selesai pengamanan
– Pohon Bahujan patah di tiang 162 L12 → selesai pengamanan
Wilayah Cigugur
– Tiang TM CGUR 38 patah akibat tertimpa pohon roboh → penggantian tiang selesai
– Pohon roboh di gawang tiang CGUR 38–39 → pengamanan selesai
– Perbaikan SUTM tiang 38–39 → selesai
Seluruh progres recovery dan perbaikan utama telah selesai 100%, sehingga jaringan listrik kembali normal. Saat ini perbaikan kecil masih terus dilakukan, namun kondisi pasokan listrik sudah stabil dan aman bagi pelanggan.
Manager PLN UP3 Cirebon, Imam Ahmadi, memberikan apresiasi atas kesigapan tim lapangan.
“Respons cepat petugas PLN di tengah cuaca ekstrem memastikan listrik tetap andal. Kami akan terus menjaga kesiapsiagaan agar pelayanan kepada pelanggan tetap optimal,” ungkapnya.
Manajer PLN ULP Kuningan, Febby Aditia, menambahkan bahwa proses perbaikan lanjutan tetap dilakukan tanpa mengganggu kenyamanan pelanggan.
“Pekerjaan kecil seperti perapihan dan penguatan jaringan masih berjalan, tetapi listrik untuk seluruh pelanggan sudah kembali normal,” jelasnya.
Dengan gerak cepat ini, PLN UP3 Cirebon memastikan masyarakat tetap mendapat pelayanan terbaik sekalipun di tengah cuaca ekstrem, serta siap mendukung aktivitas warga Kabupaten Kuningan tanpa hambatan.(via/rls).





