INDRAMAYU, (SW)– PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Indramayu bersama Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cikedung resmi melakukan penyalaan pasang baru listrik untuk PT Hansel Prima Plastindo yang berlokasi di Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, pada Rabu (07/01/2026).
Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan sektor industri manufaktur yang berwawasan lingkungan di Jawa Barat.
PT Hansel Prima Plastindo merupakan perusahaan pelopor di Jawa Barat yang fokus pada pengolahan sampah plastik menjadi produk bernilai guna, seperti biji plastik dan tali rafia.
Dengan teknologi mutakhir, pabrik ini diproyeksikan mampu memproduksi tali rafia dengan kapasitas rata-rata 10 ton per hari. Untuk mendukung operasional tersebut, PLN ULP Cikedung merealisasikan permohonan daya sebesar 555.000 VA. Dengan daya tersebut, estimasi pemakaian listrik perusahaan diprediksi mencapai 151.848 kWh per bulan.

Manager PT PLN (Persero) UP3 Indramayu, Suharno, menyampaikan bahwa kehadiran PT Hansel Prima Plastindo tidak hanya berdampak pada ekonomi lokal, tetapi juga pada kelestarian lingkungan melalui manajemen sampah yang tepat.
“Kami memastikan pasokan listrik ke PT Hansel Prima Plastindo stabil dan andal. Mengingat ini adalah pabrik pengolahan sampah plastik pertama dengan skala sebesar ini di wilayah kami, PLN berkomitmen memberikan pelayanan prima agar target produksi 10 ton per hari dapat tercapai tanpa kendala teknis kelistrikan,” ujar Suharno.
Secara terpisah, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa PLN siap menjadi mitra strategis bagi seluruh pelaku industri yang ingin melakukan ekspansi atau membuka lahan baru di Jawa Barat.
“Penyalaan daya 555 kVA ini adalah bukti bahwa infrastruktur kelistrikan di Jawa Barat sangat siap menyambut investasi. Kami mengapresiasi PT Hansel Prima Plastindo yang telah mempercayakan kebutuhan energinya kepada PLN. Kami berharap dengan listrik yang andal, perusahaan dapat terus meningkatkan volume produksi dan memperluas jangkauan distribusinya di masa depan,” terang Sugeng Widodo.
Pihak manajemen PT Hansel Prima Plastindo juga mengapresiasi kecepatan respon PLN dalam proses pasang baru ini. Ke depannya, perusahaan berencana untuk terus meningkatkan kapasitas produksi seiring dengan permintaan pasar yang terus tumbuh, dan PLN menyatakan kesiapannya jika diperlukan penambahan daya di kemudian hari.(via).





