
CIREBON, (SW) – Pembekuan BPR Bank Cirebon oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memicu keresahan di tengah masyarakat, khususnya para nasabah yang telah menyimpan dana di bank milik pemerintah daerah tersebut. Kekhawatiran pun meluas, tak hanya di Kota Cirebon, tetapi juga mulai merembet ke wilayah Kabupaten Cirebon.
Menanggapi kondisi itu, Bupati Cirebon H. Imron turun tangan memberikan penegasan. Ia memastikan bahwa dua bank milik Pemerintah Kabupaten Cirebon, yakni Bank Cirebon Jabar (BCJ) dan Bank Kabupaten Cirebon (BKC), berada dalam kondisi sehat dan aman.
Imron menegaskan, pembekuan BPR Bank Cirebon tidak ada kaitannya sama sekali dengan BCJ maupun BKC. Karena itu, masyarakat diminta tidak menyamakan persoalan yang terjadi di BPR Bank Cirebon dengan dua bank daerah milik Pemkab Cirebon tersebut.
“Alhamdulillah, dua bank milik Pemerintah Kabupaten Cirebon, yakni Bank Cirebon Jabar (BCJ) dan Bank Kabupaten Cirebon (BKC), aman, hebat, dan mantap,” ujar Imron saat ditemui di Sumber, Selasa (10/2/2026).
Orang nomor satu di Kabupaten Cirebon itu juga menjamin keamanan dana nasabah yang disimpan di BCJ dan BKC. Menurutnya, kondisi keuangan dan operasional kedua bank tersebut terus terpantau dengan baik.
“Saya setiap tiga bulan sekali selalu meminta laporan perkembangan dari BCJ dan BKC. Jadi saya tahu persis bagaimana kondisinya, dan saat ini keduanya dalam keadaan cukup sehat,” jelasnya.
Dengan adanya jaminan tersebut, Imron mengajak masyarakat untuk tidak ragu menabung di bank milik Pemerintah Kabupaten Cirebon. Ia berharap kepercayaan publik terhadap bank daerah tetap terjaga dan tidak terpengaruh oleh polemik yang sedang terjadi.
“Masyarakat jangan ragu untuk menabung di Bank Cirebon Jabar dan Bank Kabupaten Cirebon. Insyaallah, dua bank daerah ini sehat dan dikelola dengan baik,” pungkasnya.(via)





