
CIREBON, (SW) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon melakukan rotasi dan mutasi di lingkungan birokrasi. Sebanyak 200an pejabat dilantik dalam prosesi yang digelar di Pendopo Bupati Cirebon, Selasa (24/2/2026).
Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menyampaikan bahwa pelantikan kali ini merupakan bagian dari tahap awal penataan organisasi, sekaligus upaya penyegaran kinerja aparatur.
“Jadi sekarang ini ada pelantikan 236 dan ini pun masih ada yang belum dilantik, sekitar 36. Menunggu pertek dari BKN belum turun,” ujarnya.
Imron menjelaskan, proses rotasi dan mutasi dilakukan melalui koordinasi dengan kementerian serta Badan Kepegawaian Negara (BKN), karena harus menunggu pertimbangan teknis (Pertek).
“Kita kan sekarang mau pelantikan kan harus ada koordinasi dengan kementerian dan badan kepegawaian. Jadi pada sekarang ada promosi 4, golongan 2B, dan rotasi 3, dan golongan 2B pengukuhan 1,” katanya.
Ia menambahkan, perubahan juga terjadi pada sejumlah nomenklatur perangkat daerah, seperti Bapelitbangda yang kini berganti nama menjadi Baperinda sehingga harus dilakukan pelantikan ulang.
Selain itu, rincian rotasi dan promosi meliputi golongan IIIA promosi 15 dan rotasi 15, golongan IIIB promosi 23 dan rotasi 19, eselon IVA promosi 41 dan rotasi 35, serta eselon IVB promosi 33 dan rotasi 7. Sementara jabatan fungsional sebanyak 36 orang dan kepala puskesmas empat orang.
Menurut Imron, sejumlah jabatan diisi karena sebelumnya kosong, sementara sebagian lainnya sudah dijabat lebih dari dua tahun sehingga perlu penyegaran.
“Ada yang kosong, maka kami otomatis di samping itu ada yang sudah 2 tahun ya. Jadi kita harus diikutar untuk penyegaran agar kerjanya lebih baik,” jelasnya.
Wakil Bupati Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, menambahkan bahwa rotasi juga menyentuh jajaran kepala dinas.
“Kalau Kepala Dinas sekarang ada rotasi ada tiga. Nah yang promosinya ada 4 ya, harapannya mudah-mudahan ke depan para kepala dinas ini yang diangkat tentunya bisa membantu Bupati untuk menjalankan program-programnya supaya bisa yang kemarin PCBC yang tentunya Pak Bupati dengan saya sampaikan ini bisa realisasi,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik dan berharap mereka dapat menjalankan amanah dengan baik.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon, Ade Nugroho, menegaskan bahwa perombakan ini merupakan tahap pertama dan masih akan berlanjut.
“Ini tahap pertama karena akan ada lagi tahap selanjutnya. Masalahnya belum semua Pertek dari BKN keluar,” katanya.
Dalam rotasi tersebut, sejumlah posisi strategis ikut bergeser. Kepala Dinas Perhubungan kini dijabat Dadang Raiman yang sebelumnya memimpin Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Jabatan Kadisperindag diisi Suhartono yang sebelumnya staf ahli.
Hilman Firmansyah yang sebelumnya menjabat Kadishub kini dipercaya menjadi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP).
Di sektor lain, Sekretaris Dinas Kominfo Fajar Sutrisno dipromosikan menjadi Kepala Dinas Pariwisata. Mantan Sekban Bapenda, Mira, dilantik sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Cirebon.
Rotasi juga terjadi di Dinas Pendidikan. Kabid SD Andri Firmansyah naik menjadi Sekretaris Disdik, sedangkan mantan Sekdis Disdik Yadi Supriyadi kini menjabat Sekretaris BKPSDM.
Perubahan turut terjadi di DPUTR. Mantan Kabid Bina Marga Iwan Santoso dipromosikan menjadi Sekretaris DPKPP. Posisi Kabid Bina Marga kini diisi Reza, sementara jabatan Kabid PSDA dipercayakan kepada Bambang, mantan Kepala UPT Latbeng.
Pemkab Cirebon menegaskan, rotasi dan mutasi ini bertujuan memperkuat kinerja birokrasi sekaligus mempercepat realisasi program pembangunan daerah.(via).





