
CIREBON, (SW) — Dalam upaya menjaga keandalan pasokan listrik dan mencegah potensi padam meluas, PLN UP3 Cirebon melalui PLN ULP Sumber mengintensifkan kegiatan pemangkasan pohon yang berada di sekitar jaringan Tegangan Menengah (TM) 20 kV di wilayah Mandirancan dan sekitarnya.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan listrik akibat sentuhan pohon atau dahan yang terlalu dekat dengan jaringan. Terlebih saat musim hujan disertai angin kencang, vegetasi yang tidak terkontrol berisiko menyebabkan gangguan bahkan pemadaman yang dapat berdampak luas.
Pemangkasan dilakukan secara terencana dan sesuai standar keselamatan, dengan memastikan jarak aman antara jaringan listrik dan vegetasi tetap terjaga. Upaya preventif ini menjadi bagian penting dari strategi PLN dalam memperkuat sistem distribusi agar tetap andal dan stabil.
Kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan terjaganya jarak aman antara pohon dan jaringan listrik, risiko gangguan dapat ditekan secara signifikan. Hal ini berdampak pada berkurangnya potensi padam meluas, meningkatnya stabilitas tegangan, serta terjaganya kenyamanan pelanggan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik di rumah tangga, sektor usaha, maupun fasilitas publik.
Manajer PLN UP3 Cirebon, Muhammad Ardian, menegaskan bahwa pengamanan jaringan dari potensi gangguan eksternal menjadi prioritas utama.
“Pemangkasan pohon di sekitar jaringan 20 kV merupakan langkah preventif untuk mencegah gangguan dan padam meluas. Kami ingin memastikan masyarakat tetap menikmati pasokan listrik yang andal dan aman, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu,” ujarnya.
PLN UP3 Cirebon juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dengan tidak menanam atau membiarkan pohon tumbuh terlalu dekat dengan jaringan listrik, serta segera melaporkan potensi bahaya melalui kanal layanan resmi PLN.(via).





