
CIREBON, (SW) – Gemerlap Festival Cai Diraga di Lapangan Parkir Jempol Waterboom, Kabupaten Cirebon, berlangsung dengan dukungan sistem kelistrikan yang disiapkan PLN UP3 Cirebon. Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, PLN melakukan pengamanan sistem kelistrikan sekaligus menyiagakan UPS mobile berkapasitas 100 kVA di sekitar lokasi acara.
Kesiapan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan sekaligus memastikan kebutuhan listrik selama rangkaian acara dapat terpenuhi. Festival Cai Diraga sendiri menghadirkan berbagai agenda budaya dan hiburan, mulai dari pembukaan, tarian Cai Diraga, doa lintas iman, sambutan, penampilan kesenian hingga Buroq Fi Sarumban.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Cirebon serta sejumlah tokoh dan tamu undangan lainnya. Menteri Pariwisata yang sedianya hadir diwakili oleh Asisten Deputi, sementara Gubernur Jawa Barat yang sebelumnya dijadwalkan hadir berhalangan hadir.
Listrik Andal di Tengah Ribuan Aktivitas
Bagi masyarakat yang hadir, keandalan listrik menjadi bagian penting yang mendukung kenyamanan selama festival berlangsung. Penerangan area kegiatan, perangkat tata suara, panggung, perlengkapan pendukung acara, hingga berbagai aktivitas masyarakat membutuhkan pasokan listrik yang stabil.
Kehadiran UPS mobile 100 kVA juga menjadi lapisan pengamanan tambahan. Peralatan tersebut disiapkan sebagai sumber daya cadangan yang dapat digunakan ketika diperlukan, sehingga PLN memiliki kesiapan lebih dalam menjaga keberlangsungan kebutuhan listrik di lokasi kegiatan.
Dengan sistem kelistrikan yang dipersiapkan sejak sebelum acara berlangsung, masyarakat dapat menikmati berbagai rangkaian kegiatan dengan lebih nyaman tanpa harus khawatir terhadap gangguan pasokan listrik.
Manager PLN UP3 Cirebon, Muhammad Ardian, mengatakan pengamanan kelistrikan merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung kegiatan masyarakat berskala besar.
“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian Festival Cai Diraga dapat berlangsung dengan nyaman dari sisi kelistrikan. Karena itu, selain memastikan kondisi sistem utama, kami juga menyiagakan UPS mobile 100 kVA sebagai backup untuk memberikan lapisan keandalan tambahan di lokasi acara,” ujar Muhammad Ardian.
Menurutnya, kesiapan tersebut dilakukan melalui koordinasi dan pemantauan selama kegiatan berlangsung.
“Acara dengan jumlah pengunjung dan perangkat pendukung yang cukup banyak membutuhkan perhatian khusus dari sisi kelistrikan. Kami menempatkan personel dan peralatan dalam kondisi siaga agar apabila ada kondisi yang membutuhkan penanganan, PLN dapat merespons dengan cepat,” tambahnya.
Ardian menyampaikan bahwa kelancaran acara menjadi manfaat yang dirasakan langsung masyarakat.
“Ketika listrik terjaga, masyarakat bisa menikmati pertunjukan, kegiatan budaya dan seluruh rangkaian acara dengan lebih nyaman. Bagi kami, keberhasilan pengamanan kelistrikan adalah ketika masyarakat dapat mengikuti kegiatan tanpa terganggu persoalan listrik,” ungkapnya.
PLN Jaga Energi di Balik Kemariahan Acara
General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menyampaikan bahwa dukungan PLN terhadap berbagai kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan di seluruh wilayah Jawa Barat.
“Setiap kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak orang membutuhkan dukungan energi yang andal. PLN hadir memastikan kebutuhan listrik tersebut dapat dilayani dengan baik, sehingga masyarakat dan penyelenggara dapat fokus menikmati dan menjalankan seluruh rangkaian kegiatan,” ujar Muhammad Joharifin.
Ia menambahkan bahwa kesiapan sumber listrik cadangan menjadi salah satu bentuk antisipasi PLN dalam menghadapi kegiatan dengan kebutuhan listrik yang penting.
“UPS mobile merupakan bagian dari strategi pengamanan untuk memberikan backup ketika dibutuhkan. Prinsipnya adalah kami tidak hanya bersiap menghadapi gangguan, tetapi menyiapkan sistem sejak awal agar potensi gangguan dapat diminimalkan,” tambahnya.
Menurut Joharifin, keberhasilan pengamanan kelistrikan justru sering kali tidak terlihat oleh masyarakat.
“Ketika acara berlangsung lancar, panggung menyala, suara terdengar dengan baik, penerangan tetap tersedia, dan masyarakat dapat menikmati acara tanpa memikirkan kelistrikan, di situlah salah satu bentuk keberhasilan PLN. Kami bekerja di belakang layar agar energi tetap tersedia di depan panggung,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh personel PLN yang terlibat dalam pengamanan kegiatan.
“Saya mengapresiasi seluruh tim yang telah memastikan kesiapan sistem dan peralatan. Keandalan membutuhkan persiapan, koordinasi, dan disiplin. Semua itu dilakukan agar masyarakat mendapatkan pengalaman yang aman dan nyaman selama mengikuti kegiatan,” tegas Joharifin.
Energi Menopang Festival, Budaya Tetap Bersinar
Festival Cai Diraga tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan dan merawat kekayaan budaya daerah melalui berbagai pertunjukan seni dan tradisi.
Rangkaian kegiatan yang dimulai dari Opening Cai Diraga, Tarian Cai Diraga, Doa Lintas Iman, sambutan, penampilan kesenian hingga Buroq Fi Sarumban dapat berlangsung dengan dukungan sistem kelistrikan yang telah dipersiapkan PLN.
Bagi masyarakat, dukungan tersebut memberikan rasa nyaman selama berada di lokasi acara. Bagi penyelenggara, kesiapan sistem kelistrikan membantu memastikan berbagai perangkat pendukung kegiatan dapat beroperasi sebagaimana mestinya.
PLN UP3 Cirebon akan terus memperkuat kesiapan sistem dan pelayanan dalam mendukung berbagai kegiatan masyarakat, pemerintahan, budaya, maupun kegiatan publik lainnya di wilayah kerja.
Di tengah kemeriahan panggung, ada energi yang harus tetap terjaga. PLN memastikan listrik tetap siap, agar masyarakat dapat menikmati budaya, kebersamaan, dan kemeriahan Festival Cai Diraga tanpa gangguan.
Karena ketika energi terjaga, cerita dan budaya pun dapat terus menyala.(via).





