
KUNINGAN, (SW) – Semangat Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 diwujudkan PLN dengan menghadirkan akses listrik bagi masyarakat prasejahtera di wilayah kerja PLN ULP Cilimus. Penyalaan listrik dilakukan bagi sejumlah warga yang sebelumnya belum menikmati akses listrik secara optimal, dengan penyalaan simbolis di rumah Karman, warga Desa Cikeleng, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN untuk memastikan manfaat listrik dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat, termasuk kelompok yang membutuhkan dukungan untuk memperoleh akses energi listrik.
Bagi keluarga penerima, hadirnya listrik bukan sekadar membuat rumah menjadi terang. Akses listrik memberikan perubahan dalam berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari penerangan rumah, penggunaan peralatan elektronik, hingga kesempatan bagi anggota keluarga untuk belajar dan beraktivitas dengan lebih nyaman pada malam hari.
Dari Satu Sambungan, Banyak Aktivitas Menjadi Lebih Mudah
Sebelum mendapatkan akses listrik, aktivitas keluarga pada malam hari tentu memiliki keterbatasan. Dengan adanya sambungan listrik, rumah dapat memperoleh penerangan yang lebih layak sehingga aktivitas keluarga dapat berlangsung dengan lebih nyaman dan aman.
Bagi anak-anak, penerangan yang memadai juga memberikan kesempatan untuk belajar pada malam hari tanpa bergantung pada sumber penerangan alternatif. Sementara bagi orang tua, listrik dapat membantu berbagai pekerjaan rumah tangga dan kebutuhan keluarga.
Dalam jangka panjang, akses listrik juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memanfaatkan peralatan elektronik yang dapat menunjang aktivitas produktif maupun kebutuhan keluarga.
Manager PLN UP3 Cirebon, Muhammad Ardian, mengatakan penyalaan listrik bagi masyarakat prasejahtera merupakan bagian dari upaya PLN menghadirkan manfaat listrik secara inklusif.
“Kami ingin memastikan bahwa manfaat listrik dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Bagi keluarga yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses, penyalaan listrik ini bukan hanya membuat rumah menjadi terang, tetapi juga memberikan kesempatan untuk menjalankan berbagai aktivitas dengan lebih nyaman,” ujar Muhammad Ardian.
Menurutnya, akses listrik memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.
“Ketika listrik tersedia, anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman, keluarga dapat menjalankan aktivitas rumah tangga dengan lebih mudah, dan peluang untuk melakukan kegiatan produktif juga semakin terbuka. Karena itu, bagi kami satu sambungan listrik dapat membawa manfaat yang jauh lebih besar dari sekadar penerangan,” tambahnya.
Ardian berharap masyarakat dapat memanfaatkan listrik secara bijak sekaligus memperhatikan aspek keselamatan dalam penggunaannya.
“Kami juga mengimbau keluarga penerima untuk menggunakan listrik dengan aman dan bijaksana. Pastikan instalasi dan peralatan listrik digunakan sesuai ketentuan agar manfaat listrik dapat dirasakan secara aman dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Listrik sebagai Pembuka Kesempatan
General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menyampaikan bahwa akses energi merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Listrik memiliki peran yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Ketika listrik hadir di sebuah rumah, yang bertambah bukan hanya cahaya, tetapi juga kesempatan. Ada kesempatan bagi anak untuk belajar, keluarga untuk beraktivitas lebih nyaman, dan masyarakat untuk mengembangkan berbagai kegiatan produktif,” ujar Muhammad Joharifin.
Menurutnya, semangat Hari Listrik Nasional menjadi momentum untuk kembali mengingat bahwa listrik harus memberikan manfaat yang seluas-luasnya.
“Hari Listrik Nasional menjadi pengingat bahwa tugas PLN bukan hanya membangun dan mengoperasikan jaringan, tetapi memastikan energi listrik memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penyalaan bagi masyarakat prasejahtera merupakan salah satu bentuk nyata dari semangat tersebut,” tambahnya.
Muhammad Joharifin juga mengapresiasi jajaran PLN ULP Cilimus yang terus berupaya menghadirkan pelayanan bagi masyarakat di wilayah kerjanya.
“Kami berharap listrik yang telah tersambung ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh keluarga penerima. Semoga hadirnya listrik memberikan kenyamanan baru, mendukung pendidikan anak-anak, membantu aktivitas keluarga, dan membuka peluang-peluang baru untuk meningkatkan kesejahteraan,” ungkapnya.
Terang yang Membawa Harapan
Penyalaan listrik di rumah Karman di Desa Cikeleng menjadi simbol dari upaya PLN untuk memperluas manfaat energi hingga ke masyarakat yang membutuhkan.
Bagi keluarga penerima, perubahan tersebut mungkin dimulai dari hal sederhana: lampu yang menyala ketika malam tiba. Namun dari cahaya tersebut, muncul berbagai manfaat lain—anak dapat belajar, keluarga dapat beraktivitas dengan lebih nyaman, dan rumah menjadi ruang yang lebih produktif.
PLN UP3 Cirebon melalui ULP Cilimus akan terus berkomitmen memberikan pelayanan kelistrikan yang aman, andal, dan semakin menjangkau masyarakat.
Di Hari Listrik Nasional, PLN tidak hanya menyalakan lampu di sebuah rumah. PLN menyalakan kesempatan—untuk belajar, beraktivitas, bekerja, dan menatap masa depan dengan harapan yang lebih terang.(via).





