
CIREBON, (SW)- Kabupaten Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan olahraga akuatik melalui penyelenggaraan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Akuatik 2026. Kompetisi yang berlangsung di Kolam Renang Tirta Wirayudha tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Akuatik Indonesia Kabupaten Cirebon, Yudi Kurniawan.
Sebanyak 255 atlet dari 12 klub renang terbaik di Kabupaten Cirebon ambil bagian dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Akuatik Kabupaten Cirebon 2026 yang resmi digelar di Kolam Renang Tirta Wirayudha, Kecamatan Kedawung, Sabtu (6/6/2026). Ajang ini menjadi langkah strategis dalam menjaring bibit-bibit atlet potensial yang diproyeksikan tampil di tingkat provinsi hingga nasional.
Kejurkab tahun ini mempertandingkan 948 nomor lomba dengan total 255 peserta yang terdiri dari 137 atlet putra dan 118 atlet putri. Seluruh peserta merupakan perwakilan dari 12 klub binaan Pengkab Akuatik Kabupaten Cirebon.
Adapun klub yang turut berpartisipasi yakni Cirebon House Swimming Club, Sanjore Swimming Club, Apita Swimming Club, Dolphin Swimming Club, Megalos Swimming Club, East Sea Aquatic, Zapaw Swimming Club, Hegar Swimming Club, Zam-Zam Swimming Club, Nihonest Swimming Club, Orca Aquatic, dan Assic Swimming Club.
Pembukaan kejuaraan turut dihadiri Wakil Ketua IV KONI Kabupaten Cirebon Sugeng Darsono, Sekretaris Umum KONI Kabupaten Cirebon Dudi Suryadarma, serta perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cirebon yang diwakili Kepala Bidang Kepemudaan Asep Jamaludin Malik.
Dalam sambutannya, Yudi Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.
“Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Pengurus Akuatik Kabupaten Cirebon, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, KONI Kabupaten Cirebon, sponsor, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Menurut Yudi, Kejurkab bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum penting untuk mengukur hasil pembinaan atlet sekaligus mencari talenta-talenta muda potensial dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon.
“Kita sedang membangun fondasi prestasi yang kuat. Melalui kejuaraan ini, kami ingin menemukan bibit-bibit unggul yang kelak mampu mengharumkan nama Kabupaten Cirebon di ajang Porprov, PON, bahkan kompetisi internasional,” katanya.
Ia juga berpesan kepada seluruh atlet agar menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.
“Menang dengan terhormat dan kalah dengan terpuji. Juara sejati bukan hanya soal medali, tetapi juga tentang mental pantang menyerah dan semangat untuk terus berkembang,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua IV KONI Kabupaten Cirebon, Sugeng Darsono, menegaskan bahwa Kejurkab Akuatik menjadi bagian penting dari proses regenerasi atlet daerah.
Menurutnya, kompetisi ini membuka kesempatan bagi atlet-atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mempersiapkan diri menuju level kompetisi yang lebih tinggi.
“Melalui kejuaraan ini, kami berharap lahir atlet-atlet potensial yang dapat memperkuat Kabupaten Cirebon dalam berbagai kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Sugeng.
Di sisi lain, Pengkab Akuatik Kabupaten Cirebon masih terus mendorong terwujudnya fasilitas kolam renang berstandar nasional dengan panjang 50 meter. Kehadiran sarana tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet dan mendukung lahirnya perenang-perenang berprestasi dari Kabupaten Cirebon.
Kejurkab Akuatik 2026 diharapkan menjadi titik awal kebangkitan prestasi olahraga renang Kabupaten Cirebon sekaligus membuka jalan bagi munculnya generasi atlet masa depan yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.(via).





