
CIREBON, (SW) — PLN UP3 Cirebon melalui ULP Kuningan terus memperkuat langkah edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat dengan membangun koordinasi aktif bersama aparat TNI dan Polri. Melalui peran Team Leader K3L ULP Kuningan, Nasuha, sinergi ini dijalankan sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan sosialisasi peduli bahaya listrik hingga menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat di wilayah Kuningan.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis karena penyampaian informasi keselamatan kelistrikan tidak hanya dilakukan oleh PLN secara langsung, tetapi juga diperkuat melalui dukungan berbagai instansi pemerintah, TNI, dan Polri yang memiliki kedekatan dengan masyarakat. Dengan sinergi tersebut, pesan mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya listrik di lingkungan sekitar dapat tersampaikan lebih luas, lebih efektif, dan lebih mudah dipahami oleh masyarakat.
PLN ULP Kuningan memandang bahwa edukasi keselamatan ketenagalistrikan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan banyak pihak agar tumbuh kesadaran kolektif di tengah masyarakat. Melalui koordinasi lintas sektor ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga keselamatan saat beraktivitas di dekat jaringan listrik, menggunakan listrik secara bijak, serta segera berkoordinasi dengan PLN apabila menemukan potensi bahaya di lingkungannya.
Bagi masyarakat, upaya ini memberikan manfaat yang sangat nyata. Informasi tentang bahaya listrik yang tersampaikan lebih luas akan membantu warga menjadi lebih peduli dan waspada terhadap risiko kelistrikan di sekitar mereka. Selain itu, meningkatnya kesadaran masyarakat juga akan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman, menekan potensi kecelakaan kelistrikan, dan membantu menjaga keandalan jaringan listrik. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memperoleh rasa aman, tetapi juga dapat menikmati penggunaan energi listrik secara lebih bijak, nyaman, dan bertanggung jawab.
Team Leader K3L ULP Kuningan, Nasuha, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan aparat dan instansi terkait menjadi bagian penting dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai keselamatan ketenagalistrikan.
“Kami aktif berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan instansi pemerintah agar pesan peduli bahaya listrik dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Harapannya, masyarakat Kuningan semakin sadar akan potensi bahaya listrik di sekitarnya, lebih peduli terhadap keselamatan, dan lebih bijak dalam menggunakan energi listrik di kehidupan sehari-hari,” ujar Nasuha.
Manager PLN UP3 Cirebon, Muhammad Ardian, menegaskan bahwa keselamatan ketenagalistrikan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen, bukan hanya PLN semata.
“Sinergi antara PLN, instansi pemerintah, TNI, dan Polri merupakan langkah penting untuk membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya listrik. Kami ingin memastikan informasi keselamatan ini dapat tersampaikan secara menyeluruh, sehingga masyarakat semakin peduli, lebih waspada, dan mampu berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta keandalan jaringan listrik,” ujar Muhammad Ardian.
Ia menambahkan bahwa PLN UP3 Cirebon akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar upaya edukasi keselamatan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Menurutnya, keandalan layanan listrik tidak hanya ditopang oleh kesiapan infrastruktur, tetapi juga oleh kesadaran bersama dalam menjaga keselamatan di sekitar jaringan.
Melalui langkah ini, PLN UP3 Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus hadir tidak hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun budaya keselamatan. Dengan kolaborasi yang kuat dan penyampaian edukasi yang semakin luas, PLN berharap masyarakat Kuningan dapat hidup lebih aman, lebih peduli, dan semakin bijak dalam memanfaatkan energi listrik.(via).





