INDRAMAYU, (SW)– PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Indramayu berkomitmen penuh dalam menjaga kenyamanan umat Kristiani yang merayakan rangkaian ibadah Paskah 2026. Melalui skema pengamanan kelistrikan berlapis, PLN menyiagakan pasokan di 11 gereja prioritas yang tersebar di wilayah Kabupaten Indramayu.
Guna memastikan ibadah berlangsung khidmat tanpa kendala teknis, PLN menyiagakan personil di beberapa titik lokasi. Fokus siaga mencakup 3 lokasi di ULP Jatibarang (GKI, GPdI Jatibarang, St. Yusuf), 2 lokasi di ULP Haurgeulis (GKP Haurgeulis, GKP Jayamulya) 3 lokasi di ULP Indramayu Kota (Gereja Katolik Santo Mikael dan Gereja Pantekosta) 3 lokasi di ULP Cikedung (Gereja Pantekosta Kandanghaur, Eretan Kulon dan Eretan Wetan).
Manager PT PLN (Persero) UP3 Indramayu, Suharno, menegaskan bahwa seluruh personel lapangan dan peralatan pendukung telah disiagakan di titik-titik krusial tersebut.
“Kami memahami betapa pentingnya kekhusyukan ibadah Paskah bagi masyarakat. Oleh karena itu, PLN UP3 Indramayu telah menyiapkan sistem pasokan ganda di 11 gereja tersebut. Petugas kami bersiaga untuk memastikan semua berjalan dengan lancar dan khidmat” ujar Suharno.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, turut memberikan arahan terkait kesiagaan di seluruh wilayah Jawa Barat, khususnya di zona pantura Indramayu.
“Paskah 2026 ini menjadi momentum bagi kami untuk menunjukkan keandalan layanan PLN. Kami menyadari bahwa kebutuhan listrik merupakan hal vital bagi kelancaran ibadah dan momen berkumpulnya keluarga. Seluruh tim PLN berada dalam posisi siaga penuh untuk memastikan tidak ada gangguan yang menghalangi damai Paskah tahun ini. Fokus kami adalah memberikan kenyamanan dan terang bagi setiap jemaat yang beribadah,” ungkap Sugeng Widodo.
PLN juga menghimbau kepada pengurus gereja maupun masyarakat untuk segera melaporkan jika menemui kendala kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile agar dapat segera ditangani secara cepat dan tepat.(via).





