
CIREBON, (SW) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menggelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai Baro, Kecamatan Gebang, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Kesadaran Kebersihan Lingkungan untuk mewujudkan Indonesia yang bersih, asri, dan maju.
Aksi tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Forkopimda, Kejaksaan, Pengadilan, perangkat kecamatan, hingga masyarakat setempat. Kegiatan ini juga dipelopori oleh Kodim 0620 Kabupaten Cirebon.
Bupati Cirebon, H. Imron, mengatakan kegiatan bersih pantai ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia agar pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.
“Pada hari ini kami dari pemerintah daerah dan Forkopimda, dipelopori oleh Pak Dandim 0620 Kabupaten Cirebon, melaksanakan bersih-bersih pantai di Kecamatan Gebang. Ini merupakan perintah langsung dari Bapak Presiden saat kami berkumpul di Sentul, Bogor, agar seluruh elemen menjaga kebersihan Indonesia supaya menjadi negara yang asri,” ujar Imron.
Imron menjelaskan, sampah yang menumpuk di kawasan pantai sebagian besar berasal dari kebiasaan masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, yang akhirnya terbawa arus hingga ke laut.
“Kalau kita amati, sampah di pantai ini berasal dari masyarakat. Sampah dibuang ke sungai, lalu saat banjir terbawa dan akhirnya menumpuk di laut. Maka kami berharap kepada seluruh masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya,” tegasnya.
Ia juga meminta aparat desa dan tokoh masyarakat untuk aktif membina warga serta menyediakan tempat pembuangan sampah di desa-desa agar kebersihan dimulai dari lingkungan terkecil.
“Kita harus mulai bersih dari desa. Disediakan tempat pembuangan sampah yang layak, sehingga Kabupaten Cirebon benar-benar bersih,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Imron menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, Polri, dan seluruh unsur Forkopimda yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak. Kegiatan bersih-bersih ini akan kita lanjutkan terus agar Kabupaten Cirebon semakin bersih,” ucapnya.
Sementara itu, Dandim 0620 Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Nizar Bachtiar, menyampaikan bahwa kegiatan bersih pantai ini merupakan implementasi dari Gerakan Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden RI.
“Kmi bersama Pak Bupati, Forkopimda, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat melaksanakan kegiatan bersih-bersih pantai. Selama ini kita hidup berdampingan dengan lingkungan, maka sudah seharusnya kita memberikan timbal balik yang positif,” kata Nizar.
Menurutnya, mayoritas sampah yang ditemukan merupakan sampah plastik yang berasal dari aktivitas masyarakat dan terbawa aliran air saat banjir.
“Sebagian besar sampah ini plastik. Ketika banjir, sampah terbawa arus dan akhirnya kembali ke bibir pantai,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 300 personel diterjunkan dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Forkopimda, pelajar, hingga masyarakat sekitar. Pembersihan tahap awal dilakukan sepanjang kurang lebih dua kilometer garis pantai.
“Untuk tahap awal sekitar dua kilometer. Karena volume sampah cukup besar dan mencapai ribuan kubik, kegiatan ini tidak bisa selesai dalam satu hari dan akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Nantinya juga akan digunakan alat berat,” ungkap Nizar.
Ia menegaskan tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Saya kira tidak ada kesulitan. Yang penting semangat kita bersama untuk menjadikan Kabupaten Cirebon lebih asri. Targetnya jelas, kegiatan ini kita laksanakan sampai selesai,” pungkasnya.(via).





